Jalan merupakan suatau sarana yang sangat dibutuhkan, terlebih dalam sektor pertanian yang mampu meningkatkan pendapatan para petani pada khususnya sekaligus berdampak pada pendapatan perkapita masyarakat pada umumnya. Rencana pembangunan Desa Dadap sendiri masih terkendala, sebab Dana Desa yang masih dikatakan minim ditambah dengan aturan Pemerintah Pusat terkait penanganan wabah Covid-19 selama 2 Tahun (2020-2022) sehingga Dana Desa sebagian besar dialihkan ke BLT DD, program ketahanan pangan, serta Kesehatan. Dengan diberlakukannya aturan tersebut, maka pembangunan infrastruktur ditiadakan karena pemerintah fokus terhadap penanganan wabah Covid-19. Namun, Pemerintah Desa Dadap mendapatkan bantuan dana dari Dinas Pertanian Kab. Lombok Timur untuk pembukaan Jalan Usaha Tani TA.2023 yang berlokasi di areal Kelompok Tani Tanjong I.

Tepatnya, Rabu tanggal 31 Agustus 2022 Kepala Desa Dadap bersama Kepala UPTPP Kec. Sambelia, dan Kelompok Petani Tanjong I sebanyak 27 orang mengadakan sosialisasi untuk pembukaan jalan tersebut yang berlokasi di Aula Desa Dadap. Dalam sosialisasi tersebut Kepala Desa Dadap memberikan pemahaman kepada semua peserta rapat tentang besarnya manfaat dan kegunaan dari jalan tersebut, mengingat Petani setempat sangat kesulitan jika musim panen sudah tiba sehingga mengakibatkan pembiayaan yang cukup tinggi. Sementara Kepala UPTPP Kecamatan Sambelia mengatakan akan mengalihkan Dana tersebut ke Desa lain jika semua petani tidak setuju dengan program ini. Adapun hasil Sosilisasai ini sebagian besar setuju meskipun hanya 3 orang yang belum setuju dengan alasan tertentu.
Sekian artikel ini dibuat, Mohon diberi masukan di kolom Komentar jika ada penulisan yang kurang tepat.. wassalam...